Pada tanggal 13 Juli yang sudah berlalu, suamiku bertanya-tanya sudah datang bulankah? Dengan wajah yang bingung akupun menjawab belum, biasanya memang tidak tepat waktu lebih beberapa hari.
Ya memang demikian jadwal haid ku kadang berubah, pernah juga tepat waktu tanggal 16. Dan ketika tiba tanggal 16, 17 bahkan 25 Juli masa haidku belum juga tiba, hati kita berdua semakin bertanya-tanya.. Apakah saya berbadan dua?
Saya atas izin suami memutuskan untuk melakukan tepseck pada tanggal 27 Juli, karena waktu itu dirasa tepat untuk pengecekan awal. Suamiku pulang dari kesibukannya hari senin tanggal 26 Juli 2021.
Dan kala sore hari nya tiba, kami pergi ke apotek membeli tespek, hati dan perasaan bercampur deg-degan.. Kami tumbuhkan harapan semoga dan kesabaran menerima.
Pagi harinya ketika saya bangun tidur dan melakukan tespeck, hasilnya garis dua bersambut ucapan alhamdulillah dan tetesan air mata suamiku.
Ini anugerah karunia rejeki yang tidak disangka-sangka.. Pantas saja dua minggu kebelakang saya merasakan tanda-tanda hamil tapi saya berusaha tenang karena bisa saja itu masuk angin biasa atau lambung sebagaimana yang pernah terjadi hehe..
Hari ini tanggal 03 Agustus usia janinku masih 7 minggu lebih 2 hari. Semoga semakin hari selalu sehat wal 'afiat semoga kita bisa menjaga, merawat dan mendidiknya kelak dengan baik. Semoga rejeki kita penuh keberkahan. Semoga kita menjadi hamba yang pandai bersyukur dn bersabar Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin..
Terimakasih Ya Allah atas amanah-Mu ini. Janinku, suamiku dan keluargakusemoga selalu sehat yaa 😚
(Hidup adalah proses, nikmatilah..)

